Na·Jaya
Najaya Mitra Sejahtera lahir dari harapan sederhana. Semoga naskah yang ditulis dengan sungguh-sungguh dapat menjadi buku, dan semoga buku itu sampai ke tangan yang membutuhkannya. Kami berawal dari sebuah ruko fotokopi yang sederhana di kampung, dan kami tidak ingin melupakan asal itu.
Jejak langkah kami
Najaya tidak dimulai dari gedung atau modal besar. Ia tumbuh selangkah demi selangkah, dari ruko kecil di Aceh Besar.
- Sebuah ruko fotokopi kecilGampong Bayu, Darul Imarah, Aceh Besar
Berwal dari bulan desember 2025, selama sekitar 7 bulan, usaha ini hanyalah ruko fotokopi kecil yang sederhana di perkampungan. Belum ada nama, belum ada merek. Yang ada hanya mesin, kertas, dan orang-orang yang datang membawa berkas dan naskah.
- Melayani kebutuhan kampus
Dari meja yang sama, kami mulai membantu mahasiswa dan masyarakat dengan layanan dokumen dan tugas kampus. Dari sinilah kami belajar bahwa banyak orang punya karya, tetapi tidak tahu ke mana harus melangkah berikutnya.
- Mencetak buku9 bulan kemudian (September 2026)
Kami membuka layanan percetakan buku. Tiga buku pertama pun tercetak. Untuk pertama kalinya, sehingga tumpukan kertas dan naskah mahasiswa di ruko itu berubah menjadi buku yang bisa dipegang dan dibaca orang lain.
- Bernama dan berbadan usaha31 Oktober 2026
Kami mengajukan badan usaha perseroan perseorangan. AHU di bawah kementerian terkait telah terbit, disusul NIB atas nama Najaya Mitra Sejahtera. Nama itu kami pilih dengan harapan: na jaya, semoga berjaya.
- Melangkah ke penerbitanHari ini (November 2026)
Tiga judul telah terbit dari tiga penulis, bersama dua lembaga mitra yang sudah menjalin kerja sama yaitu Pascasarjana UIN AR-Raniry dan STISNU Aceh Besar. Langkah kami masih awal, semoga kedepan bisa berkembang.
Mengapa Najaya ada
Dari balik meja ruko tersebut, kami melihat dari dekat bahwa naskah mahasiswa, pendidik, dan peneliti yang sudah matang, tetapi tersendat di jalan menuju buku yang ber-ISBN. Ada yang terhambat biaya, ada yang bingung soal penyuntingan, tata letak, dan ISBN, ada pula yang tidak tahu harus mulai dari mana.
Di sisi lain, pembaca membutuhkan bacaan keilmuan yang berkualitas dan terjangkau, lengkap dengan adab dan nilai yang menaunginya.
Yang ingin kami jawab
Bagaimana membuat jalan dari naskah menuju buku menjadi lebih pendek, lebih jelas, dan lebih terjangkau, tanpa mengorbankan mutu dan nilai keilmuan Islam?
Najaya hadir untuk menemani penulis di sepanjang jalan itu, dan untuk mendekatkan buku-buku bermutu kepada pembacanya.
Nilai yang kami jaga
Jujur
Kami menyampaikan proses, biaya, dan kemampuan kami apa adanya. Lebih baik berjalan pelan dengan benar daripada berjanji besar yang tak tertepati.
Teliti
Dari penyuntingan naskah, tata letak, hingga hasil cetak, setiap tahap kami periksa dengan cermat karena buku akan dibaca lama setelah ia selesai dicetak.
Bermanfaat
Setiap terbitan kami upayakan terjangkau, bermutu, dan selaras dengan nilai keilmuan Islam, agar ilmu benar-benar sampai dan dipakai.
Bermitra untuk ilmu
Kami percaya ilmu tumbuh lebih baik bila dijaga bersama. Karena itu Najaya membuka diri bagi kerja sama dengan lembaga pendidikan, dan bersyukur telah bermitra dengan dua lembaga berikut.
Pascasarjana UIN Ar-Raniry
Di lingkungan pascasarjana, penelitian dan gagasan baru lahir setiap hari. Melalui kemitraan ini, kami berharap karya-karya ilmiah menemukan jalannya menjadi buku yang tertata, bermutu, dan bermanfaat bagi pembaca yang lebih luas.
STISNU Aceh Besar
Sebagai perguruan tinggi di Aceh Besar, tanah tempat Najaya bermula, STISNU menjadi mitra yang dekat. Kami berharap kerja sama ini membuka jalan bagi dosen dan mahasiswa untuk menerbitkan karya dengan pendampingan yang jelas.

Sambutan pendiri
Ahmad Syauky, S.H., M.Pd.
Pendiri dan Direktur
Saya menulis dan menerbitkan karya sebelum mendirikan Najaya, sehingga saya tahu betul betapa panjang dan sunyinya perjalanan sebuah naskah. Najaya saya dirikan agar para penulis tidak lagi menempuh perjalanan itu sendirian.
Penulis empat buku ber-ISBN dan 25 artikel jurnal, 15 di antaranya di jurnal terakreditasi dan satu terindeks Scopus Q1. Menempuh pendidikan di STIS Ummul Ayman Pidie Jaya (S1, 2020–2024) dan UIN Ar-Raniry (S2, 2024–2026), kini melanjutkan S3 di UIN Ar-Raniry.
Na jaya: semoga kami berjaya bersama para penulis, dan semoga ilmu yang kami cetak ikut berjaya di tangan pembacanya.
Ke mana kami melangkah
Kami ingin tumbuh bersama para penulis dengan menambah judul, memperkuat pendampingan naskah ilmiah, melengkapi setiap terbitan dengan ISBN, dan memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan, semuanya dengan langkah yang jujur dan terukur.